- oleh Super Admin
- Jan 02, 2026
Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat pertumbuhan signifikan transaksi QRIS melalui aplikasi mobile banking Muamalat DIN. Hingga November 2025, jumlah transaksi QRIS tercatat melampaui 5 juta transaksi atau tumbuh sekitar 89,37 persen secara tahunan (*year on year/yoy*).
Peningkatan jumlah transaksi tersebut juga diikuti oleh lonjakan volume transaksi yang naik sebesar 71,06 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Bank Muamalat, Ricky Rikardo Mulyadi, menyampaikan bahwa minat pengguna Muamalat DIN dalam memanfaatkan layanan pembayaran QRIS terus menunjukkan tren positif. Menurutnya, fitur QRIS pada Muamalat DIN tidak hanya digunakan untuk transaksi komersial, tetapi juga mendukung transaksi sosial dan keagamaan.
“Melalui Muamalat DIN, nasabah dapat melakukan pembayaran QRIS tidak hanya untuk kebutuhan bisnis, tetapi juga untuk transaksi zakat, infak, sedekah (ZIS), dan wakaf,” ujar Ricky dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Dengan jumlah pengguna aktif Muamalat DIN mencapai 211 ribu orang, Bank Muamalat berharap pemanfaatan transaksi digital untuk ZIS dan wakaf tidak sekadar menjadi aktivitas amal, melainkan turut berperan dalam memperkuat ekonomi umat secara berkelanjutan.
Perseroan juga mencatat penguatan ekosistem QRIS dengan dukungan lebih dari 18 ribu merchant yang telah bergabung hingga akhir November 2025. Jaringan merchant ini menjadi fondasi penting dalam pengembangan layanan pembayaran digital Bank Muamalat.
Layanan QRIS acquiring Bank Muamalat pertama kali diluncurkan pada Januari 2022 dan ditujukan bagi nasabah yang memiliki usaha, termasuk segmen UMKM, yang memenuhi persyaratan sebagai merchant QRIS.
Ricky menambahkan, sebaran merchant QRIS Bank Muamalat tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa. Berdasarkan data internal, wilayah Sumatera justru menjadi region dengan jumlah merchant QRIS terbanyak, menandakan semakin luasnya penerimaan QRIS sebagai metode pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari masyarakat.
“Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan QRIS telah menyentuh berbagai lapisan masyarakat dan tidak terbatas pada wilayah tertentu,” jelasnya.
Selain digunakan di merchant, layanan QRIS acquiring Bank Muamalat juga dimanfaatkan untuk pembayaran donasi serta transaksi di berbagai institusi, seperti sekolah, masjid, lembaga sosial, hingga rumah sakit.
Ricky menilai pertumbuhan transaksi QRIS ini menjadi bukti nyata keberhasilan strategi transformasi digital yang dijalankan Bank Muamalat. Digitalisasi tersebut dinilai tidak hanya meningkatkan kualitas layanan dan menciptakan ekosistem transaksi yang efisien serta inklusif, tetapi juga memperkuat daya saing Bank Muamalat di industri perbankan syariah nasional.