- oleh Super Admin
- Jan 02, 2026
Jakarta — Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memperkuat upaya percepatan pemulihan akses energi di wilayah terdampak bencana, yakni Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, melalui sejumlah langkah strategis.
Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan, salah satu langkah penting yang ditempuh adalah perpanjangan relaksasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat di wilayah terdampak.
“Untuk Provinsi Aceh dan Sumatra Barat masih berlaku relaksasi, memberikan kemudahan masyarakat untuk mendapatkan BBM yang khusus untuk penanganan kebencanaan,” ujar Wahyudi dalam keterangan resmi, Rabu (7/1/2026).
Menurutnya, perpanjangan relaksasi yang dilakukan untuk ketiga kalinya tersebut mencakup jenis BBM minyak solar dan Pertalite. Penyaluran dapat dilakukan melalui sistem manual tanpa menggunakan kode QR, guna mempercepat proses pemulihan dalam masa tanggap darurat bencana.
Pelaksanaan kebijakan tersebut dilakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga selaku badan usaha pelaksana penugasan, yang terus memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM di wilayah terdampak.
“Relaksasi ini berlaku paling lambat hingga 8 Januari 2026. Kami telah mengeluarkan rekomendasi kepada pemerintah daerah dan Pertamina Patra Niaga untuk membantu percepatan pemulihan,” jelas Wahyudi.
Selain relaksasi BBM, BPH Migas juga menyalurkan bantuan pembangkit listrik tenaga diesel (genset) yang menggunakan Jenis BBM Tertentu (JBT/BBM subsidi) maupun Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP/BBM kompensasi).
“Kami memberikan dukungan selama 15 hari, hingga kondisi distribusi listrik kembali normal, untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan energi,” katanya.
Wahyudi berharap, langkah-langkah tersebut dapat mengakselerasi pemulihan akses energi masyarakat di tengah proses pemulihan pascabencana dan cuaca ekstrem yang melanda ketiga provinsi tersebut.
“Mudah-mudahan setelah masa relaksasi berakhir, aktivitas masyarakat sudah pulih dan akses energi, baik BBM, LPG, maupun listrik, dapat kembali berjalan normal tanpa gangguan,” pungkasnya.